Semangat Persaudaraan Menggema Nasional! Wiroanom Lampung Perkuat Soliditas PSHT

LAMPUNG TENGAH, BUSERJATIM.COM GROUP – Semangat persaudaraan dan nilai luhur budaya bangsa kembali ditegaskan melalui kegiatan Halal Bihalal yang digelar keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Punjer Madiun di wilayah Lampung. Acara bertajuk “Wiroanom Bersama Keluarga Sekalian” ini dilaksanakan di Padepokan PSHT Cabang Lampung Tengah, Minggu (12/4/2026).

Kegiatan ini menjadi cerminan kuatnya jaringan persaudaraan PSHT di tingkat nasional. Ratusan pendekar dan warga dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung hadir, memperlihatkan soliditas organisasi yang terus terjaga lintas daerah.

Read More

Momentum Halal Bihalal ini tidak hanya dimaknai sebagai tradisi pasca Idulfitri, tetapi juga sebagai sarana strategis untuk memperkuat konsolidasi internal organisasi. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk saling memaafkan, mempererat tali silaturahmi, serta menyatukan visi dalam menjaga ajaran luhur budi pekerti yang menjadi dasar PSHT.

Kehadiran para sesepuh (Wiroanom) dari berbagai wilayah turut memperkuat nilai historis dan kultural dalam kegiatan tersebut. Sinergi antaranggota lintas generasi menjadi bukti bahwa PSHT tetap kokoh sebagai organisasi berbasis persaudaraan sejati.

Acara ini juga mendapat pengawalan penuh dari jajaran pengurus baru PSHT Cabang Lampung Tengah periode 2026–2031, di bawah kepemimpinan Sudarmadi sebagai Ketua Dewan Cabang dan Bambang Lestari sebagai Ketua Cabang. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa energi segar dalam menjaga soliditas organisasi di tingkat daerah maupun nasional.

Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menegaskan komitmen organisasi untuk tetap tegak lurus kepada pusat, yakni Padepokan Agung PSHT di bawah arahan Moerdjoko H.W. di Madiun. Hal ini menegaskan bahwa arah gerak organisasi tetap berada dalam satu garis komando nasional.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan tradisi khas berupa ramah tamah dan bersalam-salaman secara melingkar. Tradisi ini menjadi simbol kuatnya ikatan batin antaranggota, tanpa memandang latar belakang sosial maupun usia.

Melalui kegiatan ini, PSHT kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai organisasi pencak silat, tetapi juga sebagai perekat persatuan bangsa yang terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat Indonesia.

Related posts