NGAWI, LACAK BERITA. COM – Pembangunan jalan ready mix di jalur Dusun Klempun-Gayam, Desa Sawo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, kembali menuai protes dari warga. Proyek yang diharapkan bisa memberikan akses jalan yang baik justru menimbulkan keluhan. Warga menyatakan bahwa kualitas jalan tersebut kurang baik dan sudah mulai mengalami keretakan, sehingga membahayakan para pengguna jalan.
Dengan dimensi proyek sepanjang 288 meter, lebar 4 meter, dan ketebalan 0,15 meter, pembangunan ini menelan anggaran sebesar Rp238.324.800, yang bersumber dari Dana Desa tahun 2023. Namun, hasil dari proyek tersebut dianggap tidak sesuai dengan harapan masyarakat, yang menganggap bahwa kualitas pekerjaan tidak sebanding dengan jumlah dana yang telah digelontorkan.
Kepala Desa Sawo, Widiyanyo, S.H., saat dikonfirmasi terkait keluhan warga, mengakui bahwa proyek tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga. Ia juga menyatakan bahwa pengerjaan proyek tidak sepenuhnya sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Meskipun demikian, warga tetap menuntut transparansi dan perbaikan terhadap kualitas jalan yang dianggap membahayakan keselamatan pengguna.
Warga berharap agar ada tindakan cepat dari pihak terkait untuk memperbaiki kondisi jalan tersebut, sehingga dapat digunakan dengan aman dan nyaman.
















