MADIUN, BUSERJATIM.COM GROUP, 14 Agustus 2025 — Pagi itu, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, menyambut hari dengan udara yang masih berbalut embun. Dari kejauhan, suara langkah kaki terdengar beriring, memecah kesunyian jalan desa. Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) TNI hadir, membawa semangat untuk melihat langsung denyut kerja di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0803/Madiun.
Kunjungan ini menjadi momen penting untuk memastikan setiap tetes keringat yang tercurah di medan kerja benar-benar terwujud dalam hasil yang nyata bagi masyarakat. Dipimpin oleh Kapoksahli Danpusterad Brigjend TNI Raja Benny Arifin selaku Ketua Tim Wasev, rombongan meninjau langsung pengerjaan sasaran fisik seperti pembukaan jalan baru, pemasangan pipa air bersih, hingga pembangunan tandon air yang menjadi harapan warga setempat.
Kedatangan Tim Wasev bukan sekadar meninjau, tetapi juga merasakan denyut nadi kehidupan yang perlahan berubah di Ngranget. Jalan baru yang terbuka, pipa air bersih yang terhampar, dan tandon biru yang berdiri tegak, semuanya adalah wajah baru harapan yang lahir dari keringat gotong royong prajurit dan warga.
Dansatgas TMMD, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, menyambut rombongan dengan senyum penuh arti. “TMMD ini bukan hanya tentang membangun, tetapi tentang menyatukan hati. Jalan yang kita buka akan menghubungkan desa dengan masa depannya. Air yang kita alirkan akan menjadi sumber kehidupan bagi generasi selanjutnya,” ucapnya mantap.
Salah satu warga, Suyatno (54), tak bisa menyembunyikan rasa gembiranya. “Sejak kecil saya tinggal di sini, jalan menuju sawah selalu becek kalau hujan, dan susah dilalui. Sekarang, kami punya jalan yang kuat dan air bersih yang bisa langsung kami gunakan. Rasanya seperti mimpi yang jadi nyata,” katanya, matanya berbinar.
Tim Wasev pun berjalan menyusuri jalur-jalur kerja, melihat tangan-tangan yang tak pernah lelah menggali, memikul, dan merangkai. Di wajah para warga, tersimpan rasa syukur yang tak selalu terucap kata, namun terlihat dari tatapan hangat yang menyambut setiap langkah.
Di ujung kegiatan, langit Madiun sore itu merona jingga, seolah ikut mengabadikan perjalanan hari. TMMD ke-125 ini bukan sekadar program tahunan dan kisah pembangunan, tetapi juga cerita tentang kemanunggalan yang akan tetap hidup, bahkan setelah semua pekerjaan selesai. TMMD adalah anyaman asa yang kelak akan terus menguatkan kehidupan warga di bumi Kampung Pesilat.












