Ngawi,Lacakberita.com-Bendo, Padas (26/11/2025) – Puluhan petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Desa Bendo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, mengikuti Pelatihan Serentak Pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL), Pupuk Organik Cair (POC), Pestisida Nabati, dan Agen Hayati pada Rabu (26/11/2025). Kegiatan yang berlangsung di balai pertemuan Desa Bendo ini dimulai pukul 11.00 WIB dan dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Ngawi.
Pelatihan dipandu oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Padas. Para petani diajarkan secara langsung cara membuat MOL dari bahan buah-buahan lokal, bubur california, serta pembuatan pestisida nabati berbahan buah maja muda dan daun kelor yang mudah dijumpai di lingkungan sekitar.
Kabid Tanaman Pangan DKPP menegaskan bahwa PRLB bukan sekadar program teknis, melainkan pemantik teknologi pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan. “PRLB ini menjadi ladang ibadah bagi petani. Dengan menerapkan input organik dan mengurangi bahan kimia, kita ikut melestarikan ekosistem untuk anak cucu kita,” ujarnya.
Pelatihan ini diharapkan mampu mendorong para petani Desa Bendo menerapkan praktik pertanian ramah lingkungan, meningkatkan produksi secara optimal, sekaligus menjaga keseimbangan alam.
Dengan pelatihan serentak ini, Pemerintah Kabupaten Ngawi optimistis semakin banyak petani akan beralih ke sistem pertanian PRLB. Target implementasi penuh pada tahun 2026 diharapkan dapat tercapai lebih cepat melalui kegiatan edukasi dan pendampingan seperti yang dilakukan di Kecamatan Padas hari ini.
(Foto: Para petani Desa Bendo bersama PPL dan perwakilan DKPP berfoto bersama seusai sesi praktik pembuatan MOL/POC dan pestisida nabati.)
















