BARABAI, BUSERJATIM.COM GROUP – Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar Focus Group Discussion (FGD) percepatan pengadaan lahan gerai Koperasi Desa Merah Putih, Kamis (16/4/2026), di Auditorium Setda HST.
Kegiatan ini dihadiri unsur Sekretaris Daerah, Kepala BPN Barabai, para kepala SKPD, camat se-HST serta berbagai pemangku kepentingan desa.
Bupati HST Samsul Rizal dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan dan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih di seluruh desa di wilayahnya.
Program tersebut merupakan bagian dari Strategis Nasional sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.
Ia menegaskan, keberadaan koperasi desa diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat, mulai dari pengendalian harga kebutuhan pokok, peningkatan nilai tukar pertanian hingga menekan peran tengkulak.
Selain itu, koperasi juga berpotensi membuka lapangan kerja dan memperluas layanan dasar di desa.
Dalam rangka percepatan pengadaan lahan, pemerintah daerah mendorong sejumlah langkah strategis di antaranya memastikan ketersediaan lahan minimal 1.000 meter persegi dengan status legalitas jelas dan lokasi strategis. Selain itu, desa juga diminta melakukan penyesuaian perencanaan melalui perubahan RKP Desa dan APBDes yang ditargetkan selesai pada Mei 2026.
Berdasarkan data sementara, dari total 161 desa di HST, sebanyak 15 desa sudah memasuki tahap pembangunan gerai koperasi. Kemudian, 7 desa memiliki lahan aset desa dan 3 desa memanfaatkan aset kabupaten yang siap dibangun.
Sementara itu, 19 desa memiliki lahan masyarakat yang dapat dibeli dan 10 desa masih dalam tahap negosiasi harga.
Namun demikian, masih terdapat sejumlah kendala di lapangan.
Sebanyak 62 desa memiliki lahan sesuai kriteria tetapi belum mampu melakukan pembelian, 13 desa belum memiliki lahan yang sesuai serta 29 desa belum memberikan informasi terkait ketersediaan lahan.
Bupati menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi semua pihak untuk mempercepat penyediaan lahan agar pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih dapat segera terealisasi di seluruh desa di HST.
“Keberhasilan program ini merupakan tanggung jawab bersama demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi desa,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 1002/HST Ardiansyah Okta Putra Siregar menyampaikan bahwa Kodim siap mendukung penuh upaya percepatan tersebut melalui pendampingan di lapangan.
Ia menegaskan, jajaran Babinsa akan berperan aktif membantu pemerintah desa dalam proses identifikasi hingga pengamanan lahan, serta menjembatani komunikasi dengan masyarakat.
“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan ketersediaan lahan dapat terpenuhi sesuai target. Kehadiran Babinsa di wilayah diharapkan mampu mempercepat proses sekaligus menjaga kondusivitas di lapangan,” tegasnya.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menyukseskan program strategis nasional tersebut, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat desa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.(pen1002hst).
















